aucky hintingAucky Hinting – Siapa Dia?

Dr. Aucky Hinting, Ph.D, Sp.And, sosoknya bagaikan harapan bagi para pasangan suami istri yang hampir putus asa mendapat momongan. Sudah 35 tahun pria kelahiran Surabaya, 7 Agustus 1953 tersebut  menolong perempuan yang sukar hamil. Total sudah sekitar 5.000 anak lahir melalui progam bayi tabung yang ditekuninya.

Kesuksesan maupun kemahiran dr. Aucky tak didapat secara instan. Perjalanannya berawal saat dia berkuliah di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga. Di sana muncul ketertarikan untuk menekuni studi bayi . Setelah lulus, dia melanjutkan studi di Amerika Serikat pada tahun 1983. ”Saat di AS memang dibilangi bahwa masa depan untuk orang hamil ya lewat bayi tabung,” ungkapnya.

Menolong orang yang sulit hamil memang sebuah tantangan berat. Satu-satunya harapan adalah melalui program in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung. Demi memperdalam ilmunya, dr. Aucky mencari beasiswa untuk belajar ke Belgia hingga mendapat beasiswa pemerintah di sana. Selama menetap di Belgia, dia termasuk salah seorang yang pertama kali mengembangkan metode tersebut. Bahkan, pada tahun 1986-1989 dia telah sukses menolong orang hamil melalui program IVF.

Meski telah mempunyai karir dan ilmu yang menunjang, dr. Aucky tak ingin berlama-lama di Belgia. Dia ingin segera pulang dan memulai program bayi tabung di Indonesia. Aucky memutuskan pulang ke negara asalnya, Indonesia pada tahun 1989.

Aucky Hinting – Dokter Bayi Tabung

aucky hinting dokter bayi tabungUntuk pertama kalinya dia memulai program bayi tabung di RSUD dr Soetomo, Surabaya pada Oktober 1989. Pada April 1990 dr. Aucky berhasil mewujudkan program tersebut. Namun perjalanan masih belum berakhir, banyak orang masih belum akrab dengan metode itu. Meyakinkan mereka juga bukan perkara sepele. Pendiri RSIA Ferina tersebut menjelaskan bahwa masyarakat saat itu sangat tertutup saat mengikuti program, bahkan di antara mereka ada yang baru tahu program IVF saat bertemu di rumah sakit.

Hal yang terpenting saat menjalankan program IVF atau bayi tabung tentu menjaga kondisi setiap embrio yang hendak ditanam agar selalu aman.  Dr. Aucky menceritakan pengalamannya saat baru memulai program IVF, ia harus rela bolak-balik rumah-RS ketika listrik padam. Dia berkata bahwa setiap embrio yang hendak ditanam memang perlu dijaga dalam kondisi hangat yaitu 37 derajat celcius sebagaimana suhu di rahim. Apabila suhunya lebih rendah, maka perkembangan embrionya dapat terhambat.

profil dokter aucky hintingPerjuangan dan ketekunan dr. Aucky memang patut diapresiasi. Menurutnya, menjadi seorang dokter spesialis andrologi bukanlah jalan utama yang dia pilih, melainkan jalan yang telah ditentukan Tuhan bagi dirinya. ”Bangun sampai tidur lagi yang dipikirkan hanya bagaimana membuat orang hamil. Itu saja,” ungkapnya.

Banyak pasangan melihat hasil nyata setelah melakukan program bayi tabung oleh dr. Aucky Hinting. Misalnya saja artis dan penyanyi dangdut, Inul Daratista yang sempat kesulitan hamil. Dia sempat menunggu selama 15 tahun dan akhirnya mencoba program bayi tabung. Namun,  tak hanya sekali dia mencoba. Sebelumnya, Inul sempat mencoba program bayi tabung di Singapura, tapi sayangnya gagal.

Tak menyerah, akhirnya Inul mencoba program bayi tabung  oleh tim dr. Aucky Hinting di RSIA Ferina Kota Surabaya.  Programnya pun berhasil, sebulan menjalani program bayi tabung, Inul sudah dinyatakan positif hamil hingga melahirkan anak laki-laki.

Aucky Hinting – Testimonial

Ada pula testimoni oleh Vivi. Dia dulunya merupakan wanita pekerja yang sempat pesimis mendapat anak dan meragukan program bayi tabung. Untungnya, ada rekan yang menyarankan untuk berkonsultasi dengan dr. Aucky Hinting, ahli andrologi asal Surabaya. Hingga saat ini anak dari program bayi tabung tersebut telah berusia 2 tahun dengan kondisi sehat. Vivi yang sudah berusia kepala empat baru dianugerahi bayi laki-laki setelah 16 tahun menanti .

Rini asal Banjarbaru juga mengutarakan pengalamannya dalam mengikuti program bayi tabung oleh dr Aucky Hinting. Rini yang menanti hingga 12 tahun akhirnya juga berhasil mendapatkan satu anak perempuan. Dan  tentu masih banyak lagi pengalaman mereka yang telah sukses menjalankan program bayi tabung dr. Aucky .

Lebih dari 19.000 embrio dr. Aucky Hinting siapkan untuk mengikuti program bayi tabung. Dari jumlah tersebut, 25–30 persen berhasil lahir ke dunia. Pengalamannya memang sudah tidak perlu diragukan lagi, beliau tidak hanya menangani pasangan dalam negeri, tetapi juga berbagai negara

Dr. Aucky Hinting menjelaskan bahwa tingkat keberhasilan bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) memang mengalami peningkatan tiap tahunnya. Awal mula dia menangani program bayi tabung di tahun 80-an, tingkat keberhasilannya hanya sekitar 30-40 persen. Namun dengan perkembangan zaman, tingkat keberhasilannya menjadi sekitar 70-80 persen pada usia di bawah 30 tahun.  Menurutnya, bila program bayi tabung dilakukan lebih dari dua kali, tingkat keberhasilannya dapat mencapai 80 persen . Khusus untuk perempuan usia di atas 40 tahun tak menutup kemungkinan tingkat keberhasilannya  yakni 20 -30 persen.

program bayi tabung

Sekarang program bayi tabung atau IVF sudah populer dan dikenal sebagai pengobatan medis  bagi pasangan yang belum dan susah memiliki anak. Tapi sayangnya, masih banyak pasangan yang ragu untuk melakukan program tersebut.

Alasannya sederhana, mereka tak sanggup mengeluarkan biaya yang sangat mahal. Asumsi yang berkembang selama ini program bayi tabung dapat merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah. Selain itu,  belum tentu sekali mencoba langsung sukses.

Oleh karena itu, dr Aucky memberikan solusi atas pembiayaan yang dinilai mahal untuk sebagian orang. Dia sedang menggagas program bayi tabung kredit dengan cara bekerja sama dengan pihak perbankan. ”Nanti yang ikut program bisa mencicil lewat bank, tidak perlu lama-lama untuk ikut bayi tabung,” ucapnya. Menurut dia, banyak pasangan yang hendak mengikuti program tersebut. Namun, terkendala biaya sehingga  perlu menabung dulu.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *